Tlogo Nirmolo dan Setengah Perjalanan ke Goa Jepang (sebuah catatan ringan outing bersama anak-anak)

Tlogo Nirmolo dan Setengah Perjalanan ke Goa Jepang (sebuah catatan ringan outing bersama anak-anak)

Bulan Desember 2017 adalah bulan di mana banyak orang yang mengupload kegiatan pikniknya di media sosial.  Begitu pula dengan beranda facebook saya penuh dengan foto-foto piknik.  Saya pun latah ingin bercerita tentang kegiatan liburan saya bersama anak-anak.  Kami berlibur di daerah utara kota Yogyakarta. Tempat yang dingin, berada di dataran tinggi, dan sangat nyaman untuk menepi dari hiruk pikuk kota Yogyakarta.  Yaaa, dimana lagi kalau bukan di Kaliurang.  Butuh dua jam lebih untuk sampai ke Kaliurang, biasalah terjebak macet musim liburan kali ini. 

Siang hari pukul  14, kami sampai di villa yang sudah kami sewa beberapa hari sebelumnya.  Sore harinya setelah check in, kami menyempatkan diri berjalan-jalan menghirup udara pegunungan, berenang, lalu beristirahat sebentar di villa.  Malam harinya kami berputar-putar memakai mobil mencari makan. Kabut turun saat itu dan hawa tiba-tiba menjadi sangat dingin menusuk kalbu.  Singkat cerita, kami menyantap makan malam sate di sebuah warung makan di lereng Merapi.  Setelah makan malam, kami pun menuju ke Gardu Pandang, Kaliurang.  Kebetulan di sana sedang ada event bertajuk Festival Of Light Frozen. Ya disulap ala ala salju gitulah dan ada beberapa wahana yang bisa dinikmati.

Festival of Light

Dalam artikel kali ini, saya akan cerita prjlanan tracking kami ke Goa Jepang. Tapi sangat disayangkan misi kali ini “failed”. Wkwkkw.. Anak sulung ngambek karena selama perjalanan tidak bertemu monyet.  Jadi perjalanan yang tinggal limapuluh meter itupun diakhiri.  Gregeten banget sih menyerahnya bukan karena capek tapi karena tidak bertemu monyet! oalah bocah….

Sekilas pengantar bahwa Goa Jepang ini berada di atas perbukitan dengan hawa yang sangat sejuk.  Untuk mencapai Goa Jepang bisa melalui dua jalur, yakni melalui Tlogo Nirmolo dan Tlogo Muncar/Putri.  Tracking kali ini adalah kali kedua bagi kami sekeluarga. Pertama kali ke Goa Jepang lewat Tlogo Muncar/Putri dan jaraknya bisa lebih panjang daripada jika ditempuh dari Tlogo Nirmolo.

Pada hari Minggu 31/12/2017, kami memutuskan untuk tracking melalui jalur Tlogo Nirmolo.  Pintu gerbang Tlogo Nirmolo ini berada di atas gardu pandang Kaliurang.  Tiket masuk nya seharga 7500 rupiah dan asuransi 1000 rupiah.  Memasuki gerbang ini kita akan disambut oleh kolam kecil dengan air mancur buatan bertuliskan Tlogo Nirmolo.  Lalu ada petunjuk jalan menuju arena bermain, rumah pohon, bukit plawangan, dan Goa Jepang.  Arena bermain di tempat ini hanya ada beberapa ayunan dan dua buah rumah pohon yang bisa kita naiki dan foto di atasnya.  Setelah puas bermain ayunan dan berfoto-foto, kami melanjutkan perjalanan kami menuju Goa Jepang (yang berujung mission failed).

Bermain ayunan sebentar di arena bermain Tlogo Nirmolo
Papan Penunjuk

Jarak dari Tlogo Nirmolo menuju Goa Jepang kira-kira 800 meter sampai dengan 1 kilometer dan dapat ditempuh selama kurang lebih 45 menit (tergantung kecepatan masing-masing berjalan).  Jalannya berupa jalan setapak yang sedikit menanjak dan curam.  Untungnya sudah diberi anak tangga berupa susunan-susunan batu jadi tidak terasa begitu menanjak.  Walaupun bagi anak saya yang kecil masih terlalu sulit menggapai anak tangga karena memang agak tinggi susunannya.  Maklum yaa masih 3,5 tahun. Apapun itu, dua anak saya ini anak hebat, bahkan yang kecil tidak minta gendong sampai atas.  Bagi yang tidak suka dengan wisata petualang mungkin akan segera menyerah, namun bagi pecinta petualang – hal ini merupakan sesuatu yang menyenangkan.  Walaupun pada akhirnya kami juga menyerah, bukan karena lelah tetapi karena tidak bertemu monyet. 

Semangat !!

Lima puluh meter sebelum sampai ke Goa Jepang , kami memutuskan kembali ke bawah. Perjalanan ke bawah lebih cepat karena jalannya yang menurun tidak lagi menanjak.  Namun perlu diperhatikan di beberapa titik rawan longsor apalagi sehabis diguyur hujan.  Tidak lama kemudian sampailah kami di bawah Tlogo Nirmolo tepatnya di depan air mancur kecil buatan.  Dan mulai berkumpul monyet-monyet mandi (mungkin gerah), hehe… Jadi tahu nih,, kenapa dari tadi gak lihat monyet ternyata pukul 12 siang adalah jadwal monyet-monyet itu mandi di bawah.  Udah laah jadi obat kecewa akhirnya anak-anak bertemu dengan saudara mereka. Hehe…

Si Kakak yang tak kenal lelah
Mba mulai cape
Cukup terasa, hehehe..

Oh iya,  sebagai pengetahuan saja, Goa Jepang di kawasan ini dulunya berfungsi sebagai tempat tinggal dan persembunyian tentara Jepang dari tentara Sekutu. Goa Jepang di sini berjumlah 25 buah dan berhubungan satu dengan yang lain.  Sekian cerita kali ini dan misi ke Goa Jepang kali ini diinyatakan FAILED baiklaah kita coba lain hari ya anak-anak.

Replies: 0 / Share:

You might also like …

Post Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *